My Plain Life

Roses are red, Violets are blue, It is just plain life blog, From plain guy.

Wednesday, March 29, 2006

Again and again, broken!!

OK, I'll talk in my own language, better than this.
Setelah sekian lama tidak mem-blog, akhirnya saya pingin mem-blog lagi. Dikarenakan banyaknya masalah yang timbul, banyaknya cobaan yang datang, semuanya seakan tak habisnya, dan dari sana jugalah yang mendorong wa untuk memblog lagi.

OK, wa nge-clearin masalah wa. Wa pacaran dgn cewe, inisial "M", sudah hampir 5 bulan. Walaupun wa dah berusaha untuk memberi kasih sayang yg tak terkira, tapi, sepertinya wa tidak dapat tanggapan yang positif, alias gantung2. Memang dia dah ada cowo-nya juga, tapi wa pengen tau kenapa dia ga bisa melepaskan cowonya itu. Tadi kita ketemu, kita ngobrol banyak (er, ga begitu byk juga), dia ceritakan kalo cowonya itu acuh ga acuh, agak kasar, walau dia lebih mapan. Sedangkan aku, hanyalah org bodoh yg pengen digantung2, tidak ada apa2nya, jelek, keras kepala dan sebagainya yang jelek2. Hubungan wa dgn M juga tidaklah lancar, memang kadang ada adu argumentasi, tapi yang paling tidak wa terima adalah nyokap wa yg tidak menyetujui wa berpacaran dgn M. Entah karena statusnya, ntah karena dah punya pacar atau gimana.

Wa bener2 tidak tahu hrs bagaimana, wa juga dah meminta M untuk memberi jawaban, wa dah beri dia 2 hari untuk memikirkan hal2 ini. Walau wa bener2 suka, sayang padanya, tapi wa tak berdaya sama sekali. Setelah adanya kabar tak sedap juga sampai di telinga nyokapnya. Wa ga tau apa ini yg namanya cinta terlarang, maksudnya dilarang disana sini. Wa bener2 ga tau harus bertanya pada siapa, dan hrs berbuat bagaimana.

Sementara itu, M telah diminta pacarnya untuk menikahinya dalam 2 tahun kedepan. Wa tidak tau apa yg hrs kulakukan. Wa juga ingin menikahinya, tapi sepertinya itu tidak mungkin sekali dilakukan. Sepertinya dalam waktu dekat, hatiku dan diriku akan hancur lagi. Kenapa TUHAN memberi cobaan yang seperti ini? Kenapa DIA asik bermain dan mengejekku? Ya TUHAN aku mohon, hentikanlah candaan ini. Aku hanya menginginkan kebahagian, seseorang yang aku cintai, dan dia mencintaiku. Status apapun tidaklah aku pedulikan sama sekali. Mengapa banyak sekali tangan-tangan yang tidak berhubungan mencampuri urusan yang beginian. Memang harusnya aku mensukuri bahwa TUHAN setidaknya memberi kesempatan untukku menikmati masa2 indah seperti ini, tapi kenapa harus berakhir yang tidak menyenangkan, apa maksudnya ini? Ya TUHAN, tolonglah, aku mohon, jangan beri aku cobaan yang lebih berat lagi, aku mohon untuk melancarkan hubungan aku dengannya, tanpa embel2 ada cowonya ato apapun. Ya TUHAN, apakah aku memang hanya sebagai cadangan/permainan olehnya? Aku inginkan jawaban, bukanlah masalah. Aku mohon, mohon dan memohon padamu TUHAN.